Pendamba Percik Cinta

Islamedia – Cinta adalah anugrah dari Yang Maha Pemurah.
Ia akan selalu indah.

Tak ada yang tau kapan ia akan berlabuh?

Kapan ia akan singgah?

Kapan ia akan merekah?

Kalau ia ibarat pohon yang berbunga, ia harus berbuah.
Karena pohon bagi makhluk adalah berkah.
Bisa jadi tanpa buah, pohon bukanlah suatu musibah. 

Tapi tidak untuk cinta! Ia harus terus tetap berbunga.

Bila ia telah menemukan muaranya.
Jaga dia dari serangga pemangsa, dari segala mara bahaya.
Jaga dia, dan sirami kuncupnya.
Agar tetap kokoh menjulang ke angkasa.
Menjadi penyejuk bagi semua yang ada di sekitarnya.
Menjadi tempat berteduh bagi para perindunya.
Sekali lagi, bila ia menemukan muaranya, jangan nodai cinta.
Karna ia mudah berpaling tak punya arah, mudah goyah dan berubah.

Kalau hari ini bahagia dan tawa, mungkin esok adalah duka dan luka.

Begitulah bila ia didusta dan dinista.
Allah pencipta cinta memerintah untuk menjaganya.
Perusaknya adalah dusta dan mendua.
Pesan-Nya : “wala taqrobuz zina” jangan dekati zina.
Sebab ia itu nista, keji dan hina.
Bila kau ingin merengkuh cinta dengan segenap jiwa.
Jangan kau umbar dengan kata. Jangan kau bermain mata.
Tapi dekatkanlah jiwa dan raga pada sang pencipta cinta.
Bila kau dekat dengan-Nya, Ia akan memberikan segalanya.
Ia berikan untuk kita para pecinta sesungguhnya, bukan hanya cinta tapi segalanya.
Kata Nabi-Nya: “Sesungguhnya Allah Ta’ala apabila mencintai seorang hamba, Dia menyeru Jibril seraya bertitah: Sesungguhnya Aku mencintai hambaku maka cintailah ia, lalu Jibril pun mencintainya. Kemudian Jibril menyeru di langit seraya berkata: Sesungguhnya Allah mencintai seorang hamba, maka cintailah ia. Maka penduduk langit mencintainya. Kemudian seluruh penduduk bumi pun mencintainya.”.


 Berbuatlah untuk cinta. Berkorbanlah untuknya.
: “karna ia adalah kata kerja” begitu kata Anis Matta.

Kerja untuk sang dambaan hati belahan jiwa.

Berkorban dengan harta, bahkan jiwa, nyawa .

sebab itulah judul “cintaku berat di ongkos” dipilih oleh Mario Teguh dalam acara Golden Waysnya.


Jangan nodai cinta dengan nista.

Jangan nodai dia karna dia diciptakan suci nan bercahaya.
Jaga pelihara cinta teruntuk yang halal semata.
Cinta sesuai garis ketentuan-Nya, sesuai jalur titah-Nya
Rengkuh dan dambalah cinta Sang maha pencipta.


Muhammad Khumaidi
Praktisi Pendidikan SMA IT Nur Hidayah Surakarta
Mahasiswa Pasca Sarjana Universitas Muhammadiyah Surakarta

sumber Islamedia – Media Informasi Islami http://ift.tt/1fxb1gY

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s