Aku saudaramu… Muslim Rohingya

Terusir, Tertindas dan…. Terbunuh

Saat ini gambaran paling memungkinkan dari Muslim Rohingya, hanya tiga kata itu yang terlintas dalam benakku. Bagaimana tidak, pertikaian antar etnis di Myanmar sudah berlangsung lama dan meletus membesar sejak 2013 setelah seorang Biksu Budha bernama Ashin Wirathu bebas dari penjara. Ashin pernah melakukan provokasi pada tahun 2003 terhadap Muslim di Myanmar sehingga dia dijatuhi hukuman penjara oleh Pemerintah saat itu.

Kini seakan angin berbalik, Presiden Myanmar sekarang mendukung gerakan genoside terhadap Muslim di Myanmar terutama Muslim Rohingya. Suu Kyi, peraih Nobel perdamaian yang dulu begitu lantang terhadap pemerintah sekarang hanya bungkam. Belum bisa dipastikan apakah kebungkaman Suu Kyi terkait Kesamaan agama dengan Ashin ataukah karena takut kehilangan pendukungnya. Dua dugaan itu menimbulkan satu kesimpulan, Suu Kyi tak pantas menerima Nobel Perdamaian karena dia tak bisa berdamai dengan perbedaan.

Kembali kepada Ashin, dia benci pada Muslim disebabkan oleh dua hal, Muslim Myanmar lebih maju dalam perniagaan dan adanya ketakutan wanita Budha Myanmar tertarik untuk menikah dengan Muslim.

Sudah ribuan orang Rohingya kehilangan nyawa dengan sia-sia, masa depan bagi mereka sudah tak ada… harapan bergantung pada negara-negara yang berpenduduk Muslim untuk sekedar mengulurkan tangan untuk menolong. Sayang sekali, negara-negara ASEAN tak bersikap gentle untuk mengambil amal baik itu. Indonesiapun mengambil sikap yang sama dengan Thailand dan Malaysia… menolak para pengungsi. Lantas akankah mereka akan terus terombang-ambing diatas lautan? dan satu persatu menjemput ajal?

Turki mengajari bagaimana bersikap untuk menolong saudaranya…. Kirim Bantuan. Terimakasih untuk “Orang Indonesia” di Nangroe Aceh Darussalam… mereka langsung tergerak hatinya untuk menolong. Sikap pemerintah dan Militer seperti besi yang terpasung

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s