Beroirentasi pada Proses, Bukan hasil

Kita sering jumpai perkatan bijak “Hasil tidak akan pernah menghianati proses”. Namun realitas tidak selamanya menunjukan hasil setara dengan proses. Adakalanya prosesnya maksimal, namun hasilnya tidak. Semisal nabi nuh As yang mendakwahi kaumnya selama 950 tahun, namun hasilnya tak sebanyak lamanya ia berdakwah. Dalam Al Quran bahasa yang Allah terangkan ; wa maa aamana maa’huu illa qoliil– danternyata orang-orang beriman bersama dengan Nuh itu kecuali sedikit  (QS. Huud: 40).
Sekiranya indikator berhasil adalah kuantitas, maka nabi nuh As adalah wujud dari kegagalan, karena pengikutnya berjumlah sedikit. Akan tetapi hakikatnya tidak demikian. Dalam hal ini, Allah ingin menyampaikan kepada kita semua, bahwa tugas kita adalah berusaha dengan maksimal. Sehingga baik atau buruk hasilnya, selama prosesnya baik, ia tetap berhasil disisi Allah dan berpahala.
Shiroh nabi nuh menjadi ghiroh bagi kita sebagai seorang muslim untuk menyamakan persepsi, bahwa dalam bidang apapun fokus utama kita beramal adalah proses. Indahkan proses, maka hasilnya serahkan pada yang maha Indah. Wallahua’lam
Dikirim Oleh:
Nurdin Hoerrudin
Aktivis Dakwah Muda

sumber PKS Kota Bandung http://ift.tt/1RHoaHb

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s