Rumor Hoax dan Pemlintir Berita

♡Kutahu insan pers itu bernyali
    dan setia pada bisikan nurani

♡Jika kini tersebar rumor tak sedap
   hati nurani bisa dibeli
   untuk kepentingan konglomerat
   Ku berharap itu kabar hoax

♡Jika kini tersebar rumor pemlintir berita
    untuk kepentingan penguasa
    berikan fakta, itu fitnah membabi buta

♡Karena yang kutahu peranmu mulia
    tak sekedar penebar berita
    tapi sendi utama cerdaskan bangsa
    bagi demokrasi dan nilai sosial,
    tugasmu di masyarakat mengawal
    ~Dirgahayu Pers Nasional~
 
   9 Februari 2017

    Frieda
    tukang catat

sumber PKS Kota Bandung http://ift.tt/2k7FFqM

Iklan

Menjadi Pramugari, Tanda Kutip

Pksbandungkota.com –  Mendadak teringat dendang Tetty Kadi berjudul Menjadi Pramugari, “Sejam yang lalu berada di Jakartaaa..dan saat ini ada di Surabayaaa…”, hanya berbeda lokasi saja, riilnya  Cimahi – Bandung. Kondisi seperti diatas bagi anggota pasukan literasi sebenarnya hal biasa. Menjadi tak biasa ketika sampai di tujuan akhir kebagian sisa penghujung acara. Sempat bingung sesaat mendapati catatan tak lengkap. Bagaimana harus menyulap?

Bayangkan sesi kedua mulai jam satu, aku tiba jam setengah empat padahal dijadwal jam satu sudah harus ditempat.

Mengabarkan Pilkada Cimahi kali ini cukup seksi. Bagaimana tidak? Ir.H.Achmad Zulkarnain,MT (anggota MPW PKS Jawa Barat) dicalonkan PKS untuk Wakil Walikota harus marathon kampanye sendiri tanpa didampingi. Ini akibat Atty Suharti,SE calon Walikota mendapat cobaan berat,ditangkap KPK tanpa bukti kongkrit dan surat penangkapan lengkap.

Kembali ke cerita awal. Sabtu (04/02/17), Kang Azul demikian panggilan akrabnya harus menyelesaikan 15 titik lokasi Kampanye Akbar. Jarak tempuh yang jauh dan jalanan padat merayap, schedule menjadi ngaret. Bahkan ada satu titik yang sudah dari pagi pengunjung penuh menunggu, akhirnya tak terjangkau.

Beruntung ada obat penawar kecewa, bahkan semangat warga tambah terpompa. Malaiķat penolong itu bernama Hj.Ledia Hanifa Amaliah, SSI.,PPsi. sengaja hadir di Melong.  Dengan bahasa yang bersahaja kadang ditimpa canda, dirinya mampu menghidupkan suasana. Anggota DPR.RI dari Fraksi PKS ini mengatakan sangat mengenal Kang Azul, bagaimana akhlaknya yang nyaris tanpa cela dan memuji etos kerja dan hasil kinerjanya. Oleh sebab itu mewanti-wanti, niatan nanti mencoblos no 1 di Pilkada tanggal 15 Februari 2017 tak boleh bimbang hati

Giliran porsi catat mencatat di DPD PKS Bandung hanya singkat. Tersisa sambutan dari Mang Oded Wakil Walikota sekaligus Ketua Majelis Syuro PKS Kota Bandung. Pesan intinya Spirit Ta’awun yaitu tolong menolong dan kerjasama dalam kebaikan antara DPD, Fraksi dan Dinas. Seluruh struktur kepengurusan mulai tingkat DPRa sampai jenjang keatasnya, agar menjalin kerjasama mulai tingkat kelurahan hingga semua SKPD yang ada di kota Bandung. Tak lupa menyemangati agar diantara partai yang ada di kota Bandung, PKS harus ambil peran yang memulai budaya ini. Tak harus jalur formal. Gunakan berbagai jejaring dan komunal, semisal klub futsal dengan memprakarsai pertandingan persahabatan. Dengan demikian silaturahmi terbina.

Akhirnya dengan mike ditangan, Tedy Rusmawan,AT.,MM., anggota DPRD PKS selaku Ketua DPD PKS kota Bandung, menutup acara yang bertajuk Jelang Rakerda, menghimbau kepada seluruh peserta disaksikan pembicara para Kepala Dinas, untuk tetap bekerja dengan iklas dan memberikan masukan-masukan yang bijaksana dan jelas.

(Frieda)

sumber PKS Kota Bandung http://ift.tt/2kJlJw8

Haru Suandharu : Mengelola Kekuasaan Bukanlah Hal yang Mudah

pksbandungkota.com – Kegiatan ‘Jelang Rakerda’ dengan tema “Menata Langkah Menuju Bandung Juara” bukanlah kegiatan yang hanya mendongeng tentang apa yang sudah dilakukan oleh pemerintah Kota Bandung. Namun diharapkan kegiatan ini menjadi waktu untuk aktualisasi para kader untuk mencari peran yang dapat mereka lakukan demi kontribusi di Kota Bandung.

Haru Suandharu menyampaikan dalam pemaparannya bahwa dalam mengelola pemerintahan bukanlah hal yang mudah, namun bukan berarti kita berhenti berjuang. Sudah seharusnya kita haus akan belajar, setiap proses yang dilakukan diharapkan menjadikan PKS semakin ahli dalam mengelola pemerintahan tak hanya dalam segi ide namun dalam segi birokrasi.
Kegiatan ini pun bisa menjadi sarana sinergis sehingga apa yang ingin dikerjakan dengan pemerintah dan masyarakat sejalan. Salah satu nya adalah para kader memanfaatkan sarana musrembang di wilahnya baik tingkat kelurahan hingga tingkat kota.
Sebab itulah pintu masuk strtegis yang mampu membantu para kader untuk menyampaikan aspirasi nya dalam pembangunan di Kota Bandung.

sumber PKS Kota Bandung http://ift.tt/2kQGBUr

TETAP BERSINAR WALAU BERADA DALAM GEJOLAK

“Harga cabai sepedas rasanya,  tarip dasar listrik tajam menyengat, diikuti harga kebutuhan pokok lainnya yang melambung tinggi”. Obrolan yang terjadi seputar harga-harga telah menjadi konsumsi dimana-mana. Rakyat mengeluh tapi tak berdaya. Suara lantang penyuara waktu pemilu, kini layu terhalang lidah berkelu.
Di tengah gejolak harga yang membuat mata terbelalak. Di seputar redupnya suara yang dulu jadi secercah harap, maka PKS tetap bersinar walau badai terus menghadang.
Lihat saja, ketika kasus Nurul Fahmi, seorang hafidz penyuka kaligrafi yang tiba-tiba harus berurusan dan dituduh penghinaan atas bendera negara “merah putih”. Lagi-lagi dengan suara lantang legislator PKS, Almuzammil Yusuf lewat interupsinya dalam sidang paripurna DPR (24/1) membeberkan bahwa tak ada penistaan terhadap bendera negara hanya karena bertuliskan kalimat tauhid. Ditujukan kepada kapolri Tito Karnavian berujar, “Apakah kata kata Lailahaillalah termasuk kata-kata kotor ? Padahal kata-kata suci, kata syahadat bukan menodai”.
Begitupun dengan situasi harga barang konsumsi yang sampai kini melesat tak terkendali. Harga melangit seolah tak berujung, namun para politisi dari partai dakwah ini justeru bersuara menolak dan berharap batalkan kenaikan harga-harga karena PKS bersama masyarakat. Bukan karena saat ini tengah berada sebagai oposisi, waktu PKS menjadi bagian pemerintahpun, suara hati rakyat tetap melekat. Sehingga pada saat presiden SBY menaikkan harga BBM, Justru ribuan spanduk membanjiri ke seantero Negeri, “PKS MENOLAK BBM”. Spontan hal ini membuat terheran para koalisi waktu itu.
Semangat melekat yang terus mengendap hingga menembus ke kader-kader dibawahnya. Terus berlanjut hingga hari ini. Sehingga tak heran, kalau tiap DPC tak bosan melayani masyarakat dengan acara baksos, poskes, sekolah ibu dan masih banyak yang lainnya. Semua dilakukan dengan suka cita, tak berharap jasa dari masyarakat tapi semua bedasar atas ghiroh keikhlasan. (Tiesna)

sumber PKS Kota Bandung http://ift.tt/2kDWlbf

Ustaz “Suara Pergerakan” itu Wafat

By: Nandang Burhanudin
******

(1)
Allah takdirkan. Guru, murobbi, sahabat dan orang terdekat saya, meraih cinta Allah terlebih dahulu dalam waktu berdekatan.

(2)
Beliau Allahuyarham, Ustadz Taufiq Ridla, Lc. Saya tak sempat lagi berinteraksi, kecuali saat beliau meminta saya memimpin shalat jenazah almarhum Ustaz Ali Utsman beberapa waktu lalu.

(3)
Saya persaksikan. Almarhum Ustadz Taufiq Ridla adalah orang shalih, muharrik dakwah, dan sosok panutan di jalan kebaikan.

(4)
Sepanjang hayatnya, selain aktif memasyarakatkan ekonomi syariah. Beliau adalah penulis lagu-lagu nasyid Shoutul Harokah. Juga munsyidnya sekaligus.

(5)
Bagi saya. Beliau memiliki sifat hamalah aufiya. Pemikul dakwah yang tuntas dalam menjalankan amanahnya. Menolak rangkap jabatan. Enggan pamer tongkat komando.

(6)
Demi fokus dakwah, beliau menolak dicalonkan menjadi Aleg. Padahal posisi beliau sebagai Ketua DPW Jabar dan Sekjen DPP PKS.

(7)
Beliau juga termasuk qaadah adzkiyaa. Saat berada di posisi qiyadah, cerdas dan lugas. Walau bagi beberapa kalangan, terkesan kaku dan menolak kompromi.

(8)
Allahuyarham juga memiliki hirasah (kewaspadaan) yang memadai, terutama dalam membentengi dakwah dari anasir-anasir yang hendak merusak dari dalam.

(9)
Kita patut mengacungi jempol, zaman jahiliyah seperti saat ini, beliau termasuk manusia langka: memilih mundur dari jabatan Sekjen sebuah partai Islam nasional.

(10)
Allahu yarham pun selalu menegaskan pentingnya senjata strategis yang layak dimiliki kader dakwah. Di antaranya, kader dakwah harus kaya.

(11)
Selama saya jadi murid. Kenangan terindah adalah ketika saya SMP, beliau menghadiahi kaset Nasyid Ghuroba dan buku-buku kecil (kutaib) berbahasa Arab.

(12)
Pun saat saya melakukan perjalanan ke Jordania lanjut Syiria. Saya dijamu beliau, rela meluangkan waktu demi berdialog dan bertukar pengalaman.

(13)
Sejak Ahad, saya hanya bisa menatap beliau di balik kaca ruang ICU RSCM. Saya hanya bisa menengadahkan tangan, mendoakan almarhum Allah karuniakan pahala mujahid.

(14)
Saya bertekad, fikroh dakwah dan spirit harokinya, harus terus menyebar dan mengakar. Fikroh sepenggal Firdaus untuk Indonesia, jangan sampai terbawa ke alam baqa.

sumber PKS Kota Bandung http://ift.tt/2kI86PZ

Bagaimana Nasib Kami?

pksbandungkota.com – Upah Minimum Sektoral Kota (UMSK) Kota Bandung bisa terwujud di bulan Januari 2017 merupakan harapan yang ditunggu oleh buruh. Untuk mendapatkan jawaban dari harapan yang telah disampaikan pada pertemuan tanggal 28 November 2016, Serikat Buruh yang tergabung dalam Lembaga Kerja Sama (LKS) tripartit dan juga anggota dewan pengupahan mendatangi kembali Komisi D DPRD pada tanggal 23 Januari 2017. Perwakilan buruh meminta agar segera diadakan rapat dewan pengupahan dengan skedule yang jelas.
Kepala Dinas (Kadis) Tenaga Kerja yang sekaligus Ketua Dewan Pengupahan memang baru saja dilantik sehingga menyebabkan banyak agenda yang tertunda, salah satunya rapat Dewan Pengupahan yang seharusnya sudah dilaksanakan pada tanggal 4 Januari 2017. Asep Cucu yang menggantikan Tono Rusdiantono sebagai kadis baru melaksanakan serah terima jabatan (sertijab) pada tanggal 10 Januari 2017. Asep Cucu menegaskan akan menyelesaikan permasalahan UMSK ini dalam jangka waktu maksimal 1 bulan sesuai dengan amanah Kadis sebelumnya. Meskipun beliau masih mempelajari dan menyusun beberapa hal terkait dengan tugas barunya, beliau akan mencoba mengadakan pertemuan terlebih dahulu dengan asosiasi/ pengusaha sebelum diadakannya rapat Dewan Pengupahan karena ingin pertemuan Dewan Pengupahan yang juga melibatkan perwakilan serikat pekerja dan pengusaha berjalan lancar
Komisi D menegaskan, pimpinan DPRD berdasarkan nota komisi D sudah membuat surat kepada Walikota agar segera membuat rekomendasi UMSK ke gubernur 2 Desember yang lalu. Endrizal Nazar sebagai pimpinan rapat melihat ada beberapa permasalahan yang perlu dibenahi. Pertama keterlambatan surat sampai di tu walikota (tanggal 8 desember) padahal masih dalam 1 kota yang mengindikasikan keterlambatan bisa juga terjadi dalam proses berikutnya sebelum sampai ke Disnaker. Kedua, sebagai sebuah organisasi kerja harusnya pergantian pejabat tidak menyebabkan sebuah tugas terbengkalai karena ada mekanisme yang mengatur pendelegasiannya. Untuk itu Endrizal meminta agar permasalahan ini rampung paling telat tanggal 23 Februari 2017 sehingga hak pekerja segera ditunaikan.

sumber PKS Kota Bandung http://ift.tt/2k5TSFb

Step by Setep Bisnis BerTiga

Beberapa langkah yang bisa dilakukan, diantaranya: (Untuk memudahkan kali ini yang menjadi contoh adalah bisnis fashion)

1. Riset

Alangkah lebih baik bila sebelum memulai bisnis anda dan partner melakukan sedikit riset. Misalnya, melihat desain apa yang saat ini sedang digemari, kemudian bahan apa yang akan dipakai, berapa harga bahannya, konveksi mana yang mau dipakai, berapa ongkos jahit, dan jangan lupa prediksikan berapa modal untuk membuat sehelai baju. Informasi ini sangat penting untuk menentukan harga dan memperkirakan profit.

2. Pembagian Tugas

Setelah dilakukan riset, segera lakukan pembagian tugas. Dari yang bertanggung jawab dalam menentukan desain, memilih bahan, konveksi, serta siapa yang bertanggung jawab mengurus administrasi dan keuangan. Supaya lebih profesional, meskipun skala usaha masih kecil, biasakan untuk membuat perjanjian tertulis agar semuanya jelas dan dapat dipertanggungjawabkan. Membuat perjanjian ini adalah sebagai bentuk ketaatan kepada perintah Allah dan sunnah Rasulullah, yang Insya Allah akan membuat bisnis semakin berkah.

3. Mulai Berbisnis

Setelah pembagian tugas serta pembuatan surat perjanjian, saatnya action. Mulai dari menentukan budget untuk masing-masing bagian.

  • Untuk belanja bahan
  • Untuk konveksi
  • Untuk pengemasan, label nama dan lain-lain
  • Untuk keperluan mendadak

4. Berjualan

Menjajakan dagangan atau berjualan merupakan fase yang paling menentukan. Untuk awalan lebih baik tidak mempergunakan toko terlebih dahulu karena besarnya biaya sewa toko dan listrik yang harus dikeluarkan. Mulailah dengan berjualan secara langsung melalui komunitas-komunitas atau berjualan secara online.

5. Rapat Mingguan

Setiap minggunya, disarankan untuk mengadakan rapat dengan partner untuk mengevaluasi kekurangan dan kelebihan penjualan dalam minggu tersebut, mereview penjualan, menentukan target penjualan untuk minggu selanjutnya, mengalokasikan dana penjualan, dan sebagainya.

sumber PKS Kota Bandung http://ift.tt/2jIQEM0